Kabar Digital

Berita Masa Kini

Dinasti Sekda Kabupaten Langkat Sudah Terbentuk

KABAR DIGITAL, LANGKAT — Sejak Amril SSos MAP dilantik sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Langkat, di Pendopo Jentera Malay Rumah Dinas Bupati Langkat, Stabat, pada hari Jumat (5/8/2022) lalu, berdasarkan Surat Keputusan Bupati Langkat No: 824-110/K/2022, tentang pengangkatan pegawai negeri sipil (PNS) dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat.

Maka sejak saat itu pula iya diduga membangun dinasti atau melakukan tindakan Nepotisme dengan memposisikan keluarga nya menjadi pejabat di Pemkab Langkat.

Adapun pembangunan dinasti yang dimaksud adalah dengan memposisikan istrinya yang bernama Rina Wahyuni Marpaung, S.STP, M.AP, saat ini menjabat sebagai Kepala Bappeda kabupaten Langkat. Dan selain itu Amril juga telah memposisikan adik ipar dari istrinya, Taufik Rieza, S.STP, MAP, sebagai kadis Sosial Langkat dan tidak sampai di situ Istri Taufik Rieza yang merupakan adik kandung Rina istri Amril bernama Nova menjabat sebagai Kepala Puskesmas karang Rejo kecamatan Stabat dan masih ada beberapa orang lainnya yang di posisikan mengatas namakan keluarga sekda langkat yang belum diketahui nama-namanya, Hal ini di sampaikan oleh Ali Aladin Ketua Lembaga Pemantauan Hak Azasi Masyarakat (LP- HAM) Kabupaten Langkat kepada wartawan Kamis (09/05).

Lebih lanjut Ali mengatakan,kami mendengan dari beberapa orang ASN yang bertugas di Pemkab Langkat,mereka mengatakan bahwa Rina istri Sekda Langkat itu di juluki dengan panggilan Ibu Ratu Langkat dan disinyalir memiliki peran yang begitu besar dalam penentuan atau pengambil kebijakan di Pemkab Langkat ini.

Padahal Dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 1999 Tentang Penyelanggaraan Negara yang Bersih dan Bebas Dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme, dijelaskan bahwa nepotisme adalah setiap perbuatan penyelanggara negara secara melawan Hukum yang menguntungkan kepentingan keluarganya dan/atau kroninya ucap Ali.

Terpisah, atas informasi tersebut di atas, wartawan mencoba mengkonfirmasi Amril melalui telepon selulernya nomor,0821 6899 3xxx.sampai berita ini di terbitkan belum ada jawaban. (*)