Kabar Digital

Berita Masa Kini

Ratusan Remaja Diduga Anggota Genk Motor Terjaring Razia

KABAR DIGITAL, MEDAN — Gara-gara kerap mengganggu pengendara lain yang sedang melintas dan ugal-ugalan di jalan raya, seratusan remaja pria yang diduga anggota genk motor diamankan tim gabungan dari Polsek Sunggal dan Patroli Presisi Samapta Polrestabes Medan, Senin (29/01/2024) tadi malam.

Kini semuanya remaja pria yang sebagian masih tercatat sebagai pelajar beserta sepeda motornya diboyong ke Mako Polsek Sunggal. Berdasarkan informasi yang diperoleh, sebelum razia dilakukan apel yang dipimpin Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Teddy JS Marbun di depan Mapolsek Sunggal Jalan TB Simatupang, Senin (29/01/2024) malam.

Terlihat juga Kasat Samapta Polrestabes Medan, Kompol Husnil Mubarok Daulay, Kasi Propam Polrestabes Medan, Kompol M Tomi dan Kapolsek Sunggal, Kompol Chandra Yudha Pranata, KBO Sat Narkoba Polrestabes Medan, AKP M Daulay dan Plh Kasi Humas Polrestabes Medan, Iptu Nizar Nasution.

Usai apel, tim gabungan bergerak ke seputaran Jalan Asoka Asam Kumbang dan Jalan Ngumban Surbakti Medan. Hasilnya tim gabungan mengamankan sekitar 110 remaja berikut 40 unit sepeda motor berbagai merk.

Para remaja ini mengaku dari berbagai klub geng motor yakni dari RnR Binjai sebanyak 19 orang, 70 orang dari 234 SC Binjai, Kempu Opung 11 orang, Semut Angkrang 2 orang, RBH 3 orang, Street Devil 1 orang dan 4 orang bukan geng motor.

“Jadi, totalnya ada 110 orang remaja yang kita amankan,” ujar Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Teddy JS Marbun di sela-sela memberikan bimbingan kepada sekelompok remaja yang terjaring razia.

Kapolrestabes Medan mengajak para remaja yang masih dibawah umur ini agar tidak mengulangi perbuatannya.”Jangan mau diajak pihak lain untuk dimanfaatkan melakukan perbuatan melanggar hukum. Kasihan orangtua kalian yang telah susah payah menyekolahkan tapi kalian masih seperti ini,” pesan Teddy.

Masih kata Kapolrestabes Medan, sebanyak 108 remaja kita pulangkan kepada orang tua dan keluarganya dengan membuat surat pernyataan.

“Sedangkan yang dua orang lagi kita proses hukum karena terbukti membawa senjata,” ungkap Kombes Pol Teddy JS Marbun. (*)