Kabar Digital

Berita Masa Kini

Rumah Kontrakan Semi Permanen Dilalap Sijago Merah

KABAR DIGITAL, TJ.BALAI — Sebanyak Enam rumah kontrakan semi permanen ( bermaterial kayu) di Jalan Putri Malu, Gang Mata Bango, Lingk. VIII, Kel. Semula Jadi, Kecamatan Datuk Bandar Timur, Kota Tanjungbalai dilalap sijago merah, Selasa (16/4/24) sekitar pukul 05.3O Wib.

Tidak ada korban jiwa, namun kerugian diperkirakan ratusan juta rupiah karena enam rumah ludes dilalap sijago merah dan dugaan sementara kebakaran akibat korsleting arus pendek listrik.

Kapokres Tanjungbalai AKBP Yon Edi Winara SH SIK MH didampingi Kapolsek Datuk Bandar AKP Rekman Sinaga SH MH melalui Kanit Reskrimnya IPTU Hendra A Karo-Karo SH MH dikonfirmasi Selasa (16/4/2024) mengatakan, mendapat laporan adanya kebakaran pihaknya langsung turun kelokasi melakukan bantuan dan pengamanan.

Lanjut IPTU Hendra A Karo-Karo, warga berjibaku memadamkan api, karena rumah terbuat dari kayu sehingga api terus menjalar atau tetap merembet dari dinding satu ke dinding lainnya, namun tidak lama berselang Mobil Pemadaman kebakaran yang dihubungi tiba dilokasi untuk menjinakkan Sijago merah.

Ia mengaku, kita melakukan pengamanan warga sekitar dan warga yang datang melihat karena dikhawatirkan akan tertabrak mobil unit Pemadam kebakaran yang turun ke lokasi akan menjinakkan Sijago merah, Sebutnya

Tambahnya, Enam rumah semi permanen milik DEWI, Perempuan, 45, Mengurus Rumah Tangga, Islam, Alamat Jl. Putri Malu, Lk. VII, Kel. Semula Jadi Kec. Datuk Bandar Timur Kota Tanjungbalai, tetap habis dilalap Api, Ujarnya.

” Sekitar lebih kurang lima belas menit, Sijago merah dapat dijinakkan dengan datangnya / diturunkan nya Empat unit mobil pemadam kebakaran yang turun “, Jelasnya.

Dikatakannya, Api berasal dari belakang rumah salah satu kontrakan, yang di duga terjadi korsleting arus pendek listrik dan pihaknya membawa meteran listrik bekas terbakar, potongan kabel listrik bekas terbakar, potongan kayu, Seng dan tabung Gas Elpiji 3 Kg sebanyak 3 buah bekas terbakar, serta masih melakukan penyelidikan, Ucap IPTU Hendra A Karo-Karo SH MH mengakhiri. (Farhad)