Kabar Digital

Berita Masa Kini

Sarnata Owner Arenta menjadi Narasumber Pada Kegiatan Kapasitas Dan Kompetensi SDM UMKM

PANDEGLANG|kabardital.com Kegiatan Pelatihan Keterampilan Teknis Penunjang Kepariwisataan.

Pelatihan Keterampilan Pembuatan Souvenir Dan Patung Badak
Sub Kegiatan Peningkatan Pemahaman dan pengetahuan UMKM Serta Kapasitas dan Kompetensi SDM UMKM dan Kewirausahaan DAK Non Fisik PK2UMK Tahun Anggaran 2024.

.

Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdaganagn Kab Pandeglang Bunbun Buntara,S.Sos. menyampaikan pada saat membuka Acara Pemerintah Kabupaten Pandeglang terus mendorong dan Membina UMKM Pandeglang agar terus berkembang, dan kegiatan hari ini Pelatih UMKM sebagai salah satu upaya pembinaan UMKM di kawasan Pariwisata di Kabupaten Pandeglang.

.

Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan UMKM dan Koperasi Kab Pandeglang menyampaikan kegiatan ini terdiri dari Materi dan Praktek yaitu Materi Perencanaan Bisnis yang akan disampaikan oleh Ketua Koperasi ARENTA Bapak Sarnata dan Praktek Pembuatan Souvenir dan Patung Badak disampaikan oleh Bapak Endang Sutioso dan Praktek Pembuatan Kerajinan dan Olahan Kerang Oleh Bapak Masrohim.

Pemateri 1 Perencanaan Bisnis oleh Sarnata Selaku Ketua Koperasi Anugerah Aren Banten Nusantara, Materi terdiri dari : Karakteristik Usaha UMKM dan Peluangnya, Mengelola Pemasaran Pada UMKM, Memanagemen SDM, Cara Mengelola Produksi.
Sarnata Menjelaskan : Langka membangun usaha terdiri dari 4 tahapan yang harus di tempuh, Pertama Menentukan Ide Bisnis, Kedua Modal Usaha, Ketiga Perencanaan Bisnis (Bisnis Plan), ke empat Komunitas Bisnis dan kelima Action,
Selain itu, Kiat Untuk mencapai Kesuksesan : Motivasi (dorongan untuk memulai usaha), Kemampuan (pengetahuan dan keterampilan teknis bisnis), Ide (sesuatu yang akan dipasarkan), sumber daya, Selanjutnya Sarnata yang lebih akrab di Sebut Kang Nata Menambahkan : Strategi Pemilihan Pasar Sasaran.

Pemilik Brand Produk ARENTA Sanata menambahkan Alternatif yang ditempuh oleh perusahaan untuk memilih pasar sasaran adalah
Pasar tidak dibeda-bedakan Yaitu Berdasarkan strategi ini perusahaan memproduksi satu produk untuk semua konsumen dengan kegiatan yang sama.
Pasar dibeda-bedakan yaitu Berdasarkan strategi ini perusahaaan memproduksi macam- macam produk dan ditujukan kepada segmen yang berbeda dengan program pemasaran yang berbeda pula untuk setiap segmen. (Jaka S)